Update Pencairan THR ASN 2026: Gubernur DKI Jakarta Pastikan Hak Pegawai Dibayar Penuh Tahun Ini

Penetapan UMP 2026: Mengacu Kebutuhan Hidup Layak (KHL)
Sejarah Panjang THR Idulfitri/(ilustrasi/@Freepik)

Faktamanado.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kesiapan penuh untuk menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk mengikuti instruksi pemerintah pusat terkait teknis pembagian tunjangan tahunan tersebut. Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja para abdi negara menjelang hari raya Idulfitri 1447 H.

APBD DKI Jakarta Siap Cairkan Dana THR

Pramono menyatakan bahwa dari sisi finansial, APBD DKI Jakarta sangat mencukupi untuk melakukan pencairan dalam waktu dekat. Ia menjamin tidak ada kendala anggaran maupun waktu terkait proses distribusi dana ke rekening masing-masing pegawai.

“Alokasi dana sudah tersedia di pos anggaran masing-masing perangkat daerah. Jadi tidak ada kendala, baik dibayarkan sebelum maupun sesudah lebaran sesuai regulasi Kementerian PAN-RB,” ujar Pramono di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

THR Nasional Naik 10 Persen dan Dibayar Penuh

Secara nasional, pemerintah pusat telah mengalokasikan dana fantastis sebesar Rp55 triliun untuk THR ASN, TNI, Polri, hingga pensiunan pada tahun 2026. Angka ini mengalami kenaikan signifikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kabar baiknya, pemerintah menjamin THR tahun ini akan dibayarkan penuh 100 persen tanpa potongan. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat daya beli masyarakat di tengah momentum hari raya. Proses pencairan secara bertahap pun dilaporkan sudah mulai berjalan sejak akhir Februari 2026 di beberapa instansi pusat.

Dengan kepastian ini, ribuan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta kini tinggal menunggu jadwal distribusi resmi yang diperkirakan akan rampung paling lambat H-7 sebelum Idulfitri.

(*Drw)