Waspada Ancaman Asap: Karhutla di Kalimantan Barat Capai 435,5 Hektare, BNPB Siapkan Water Bombing dan Patroli Udara

Vila di Puncak Kebakaran Saat Disewa WNA
Kebakaran/(illustrasi/@pixabay)

Faktamanado.id, NASIONAL – Ancaman bencana asap kembali membayangi wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan data akumulatif Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total luasan lahan yang terbakar akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sejak 1 Januari hingga 11 Februari 2026 mencapai kurang lebih 435,578 hektare.

Kebakaran ini melanda secara masif di 11 kabupaten dan 2 kota di Kalbar. Data terbaru per Rabu (11/2/2026) menunjukkan adanya lonjakan titik api yang signifikan, dengan penambahan luasan terbakar mencapai 124,779 hektare hanya dalam satu hari pembaruan data.

Rincian Wilayah Terdampak Paling Parah

Kabupaten Mempawah tercatat menjadi daerah dengan dampak terluas yakni mencapai 157 hektare. Posisi selanjutnya disusul oleh Kabupaten Sambas seluas 139,7 hektare, dan Kabupaten Kubu Raya seluas 101,7 hektare.

Beberapa wilayah lain yang juga menyumbang angka luasan lahan terbakar antara lain:

  • Kabupaten Ketapang: 17,1 hektare.

  • Kayong Utara: 14,578 hektare.

  • Sanggau: 3,5 hektare.

  • Melawi & Kota Singkawang: masing-masing 1 hektare.

Eskalasi Penanganan: Water Bombing dan Teknologi Udara

Merespons kondisi yang kian mengkhawatirkan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) terus menggencarkan operasi pemadaman. Hingga saat ini, seluas 235,331 hektare lahan berhasil dipadamkan melalui jalur darat.

BNPB dalam pernyataan resminya menegaskan akan meningkatkan eskalasi penanganan dengan mengerahkan dukungan udara. “Untuk lebih mengoptimalkan operasi penanganan karhutla, BNPB akan mengerahkan dukungan water bombing, patroli udara, termasuk pesawat nirawak (drone) untuk pemantauan titik api,” tulis pernyataan resmi BNPB.

Penetapan Status Siaga Darurat

Melihat situasi yang semakin rawan, sejumlah pemerintah daerah di Kalimantan Barat telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla dengan rincian durasi sebagai berikut:

  • Kabupaten Ketapang: 15 Januari – 15 April 2026.

  • Kabupaten Sambas: 19 Januari – 31 April 2026.

  • Kabupaten Kubu Raya: 15 Januari – 31 Desember 2026.

  • Kabupaten Mempawah: 28 Januari – 31 Desember 2026.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Namun, BNPB mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, dilarang keras melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan potensi api kepada pihak berwenang sebelum kebakaran meluas.

(*Drw)