Update Distribusi Energi Aceh: Jalur Darat Pulih, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Bener Meriah dan Aceh Tengah Kembali Normal

Stok LPG Sulawesi Utara Ditambah Jelang Natal 2025
Pajak BBM 10% di DKI Jakarta, Apa Dampaknya Bagi Masyarakat?/(Ilustrasi/@pixabay)

Faktamanado.id, EKONOMI – Setelah sempat terhambat akibat bencana alam, Pertamina mengonfirmasi bahwa akses distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah kini telah pulih. Pengiriman energi yang sebelumnya bergantung pada jalur udara akibat banjir bandang November 2025, sekarang mulai beralih kembali menggunakan mobil tangki melalui jalur darat.

Langkah ini menjadi titik terang bagi pemulihan ekonomi di wilayah pegunungan Aceh setelah lumpuhnya akses transportasi utama selama beberapa bulan terakhir.

Solusi Darurat untuk Gayo Lues

Meski akses ke dua kabupaten tersebut sudah terlayani secara normal, tantangan distribusi masih membayangi wilayah Gayo Lues. Direktur Utama Subholding Downstream Pertamina, Mars Ega Legowo Putra, menyebutkan bahwa beberapa titik jalan menuju wilayah tersebut masih terputus dan sulit dilalui kendaraan berat.

Sebagai solusi darurat agar stok energi di Gayo Lues tidak kosong, Pertamina melakukan pengalihan suplai. Pasokan yang biasanya dikirim dari Medan, kini dialihkan melalui Terminal BBM Meulaboh dengan menggunakan tangki intermediate bulk container (IBC).

“Kami terus memantau titik-titik rawan longsor. Penggunaan tangki IBC di Meulaboh adalah upaya agar pasokan di Gayo Lues tetap terjaga meskipun jalur darat utama belum sepenuhnya stabil,” ujar Mars Ega, Kamis (12/2/2026).

Optimalisasi Multimoda Energi

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menegaskan bahwa tim di lapangan terus bekerja ekstra melakukan optimalisasi multimoda. Sinergi antara jalur darat, laut, dan udara menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan energi di “Tanah Rencong”.

Pertamina menargetkan seluruh SPBU di wilayah terdampak, termasuk satu titik terakhir di Gayo Lues yang masih mengalami hambatan, dapat segera beroperasi normal 100 persen dalam waktu dekat.

“Fokus kami adalah memastikan tidak ada kekosongan stok di SPBU mana pun. Optimalisasi jalur laut ke Meulaboh dan dilanjutkan dengan distribusi darat terbatas menjadi strategi paling efektif saat ini,” tambah Oki.

Keberhasilan pemulihan jalur darat ke Bener Meriah dan Aceh Tengah ini diharapkan dapat menurunkan biaya logistik yang sempat melonjak selama masa darurat distribusi udara, sehingga harga barang pokok di wilayah tersebut kembali stabil.

(*Drw)