Faktamanado.id, EKONOMI – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan meskipun memasuki bulan suci Ramadan. Langkah strategis ini diambil guna menjamin pemenuhan gizi anak sekolah tetap terjaga tanpa mengganggu jalannya ibadah puasa para siswa.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan mekanisme khusus yang menghormati kearifan lokal. Di wilayah dengan mayoritas penduduk muslim, paket makanan akan tetap dibagikan di sekolah namun dengan instruksi untuk dibawa pulang.
Dilansir pada Jumat (23/1/2026), kebijakan ini memungkinkan para siswa mengonsumsi paket nutrisi tersebut saat waktu berbuka puasa tiba. Sementara itu, bagi siswa di wilayah non-muslim atau siswa yang tidak menjalankan ibadah puasa, pelayanan pemberian makan di tempat akan tetap berjalan normal seperti hari biasa.
Menu Khusus Ramadan: Praktis dan Bernutrisi
Selain penyesuaian waktu pembagian, BGN juga melakukan kurasi khusus terhadap jenis menu yang disajikan. Fokus utama adalah menyediakan santapan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga praktis dan memiliki kandungan gizi lengkap untuk mendukung kebugaran selama berpuasa.
Beberapa menu pilihan yang disiapkan oleh BGN antara lain:
Sajian Utama: Telur rebus dan abon.
Buah-buahan: Kurma dan aneka buah segar.
Kudapan Sehat: Ubi rebus dan jajanan tradisional bergizi lainnya.
Menjaga Standar Nutrisi Nasional
Dadan menegaskan bahwa fleksibilitas adalah kunci agar program ini tepat sasaran. Bagi siswa yang tidak berpuasa namun berada di lingkungan mayoritas muslim, BGN memberikan pilihan untuk tetap makan di tempat atau membawa pulang jatah mereka agar selaras dengan rekan lainnya.
“Standar nutrisi tetap menjadi prioritas utama kami. Meski ada modifikasi pada bentuk kemasan dan waktu penyajian selama Ramadan, kualitas asupan yang diterima siswa tidak akan berkurang,” tegas Dadan Hindayana.
Penyesuaian ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam menyediakan santapan bergizi bagi anak-anak selama bulan suci, sekaligus memastikan generasi muda tetap mendapatkan asupan terbaik meski sedang menjalankan ibadah.
(*Drw)













