IndiHome dan Telkomsel Gangguan Skala Nasional, Telkom Targetkan Pemulihan Secepatnya

Dian Siswarini Resmi Jabat Direktur Utama Telkom Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil mencatakan kinerja yang positif di kuartal I 2025/net.

Faktamanado.id, NASIONAL – Telkom Indonesia dan Telkomsel memberikan penjelasan resmi terkait gangguan layanan internet yang dikeluhkan banyak pengguna sejak siang ini. Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa kendala teknis tersebut terjadi dalam skala nasional dan berdampak pada penurunan kualitas layanan data.

Gangguan ini dilaporkan memengaruhi akses ke sejumlah aplikasi digital serta platform Over-The-Top (OTT), yang membuat pengguna kesulitan melakukan aktivitas daring untuk komunikasi maupun produktivitas.

VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengungkapkan bahwa gangguan pertama kali terdeteksi pada Kamis (22/1/2026) pukul 11.03 WIB.

Tim Teknis Dikerahkan untuk Pemulihan Cepat

Menanggapi situasi tersebut, Telkomsel memastikan bahwa seluruh tim teknis telah dikerahkan secara penuh. Fokus utama saat ini adalah melakukan isolasi gangguan dan optimalisasi jaringan guna mempercepat proses pemulihan.

“Kami memahami pentingnya konektivitas digital bagi aktivitas pelanggan. Oleh karena itu, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya.

Fahmi juga menambahkan bahwa penanganan masalah ini dilakukan dengan prioritas tertinggi untuk memastikan layanan kembali normal sesegera mungkin.

Pemantauan Jaringan Secara Intensif

Hingga saat ini, Telkom terus melakukan pemantauan kondisi jaringan secara end-to-end. Pelanggan diimbau untuk memantau kanal komunikasi resmi perusahaan guna mendapatkan pembaruan informasi secara berkala mengenai perkembangan penanganan teknis di lapangan.

Pihak Telkom berkomitmen untuk menjaga keandalan jaringan demi memastikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan, terutama di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap akses internet stabil saat ini.

(*Drw)